Mu’jizat Kesehatan Dalam Gerakan Shalat

manfaat-gerakan-shalat

Mu’jizat Kesehatan Dalam Gerakan Shalat

Alif Lam Mien. Inilah Kitab yang tiada keraguan di dalamnya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa. Yaitu mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagain rezeki yang telah kami anugerahakan kepada mereka. (QS 2:1-3)

Dalam ayat diatas dijelaskan bahwa sholat merupakan tanda dari orang beriman. Shalat merupakan praktik lahir dan batin: serangkaian latihan jasmani, dan makanan ruhaniah yang paling kaya. Praktik shalat ada kalanya wajib dan ada kalanya sunnah, yang wajib dilaksanakan lima waktu yang tetap selama sehari dan yang sunnah dapat dikerjakan pada waktu-waktu lainnya sesuai dengan kemampuan si pelaku.

Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa kita (umat islam) diwajibkan untuk sholat seperti apa yang dilakukan nabi. Sholat merupaka ibadah yang dimulai dari takbir dan diakhiri dengan salam. Seperti kita ketahui dalam sholat ada beberapa gerakan-gerakan yang dapat dikelompokkan menjadi 6 gerakan, dimana disetiap gerakan ini mempunyai manfaat dari masing-masing gerakannya. Gerakan shalat yang khas, tanpa kita sadari ternyata menyehatkan. Shalat yang kita laksanakan sehari-hari bagaikan olahraga fisik yang memberikan efek kesehatan bagi tubuh. Berdasarkan sudut pandang ilmiah ternyata shalat dapat dijadikan gudang obat bagi berbagai jenis penyakit.

Berikut 6 gerakan dalam sholat dan manfaatnya :

  1. Takbirotul Ikhrom, berfungsi untuk melancarkan aliran darah dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak, memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu kita meregang. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.
  2. Rukuk, posisi ini bermanfaat menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tenaga yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah.
  3. I’tidal, gerak berdiri dari rukuk dan juga berdiri dari sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ-organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya pencernaan menjadi lancar.
  4. Sujud, pada gerakan ini aliran getah bening dipompa kebagian leher  dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya fikir seseorang, sehingga dapat memacu kecerdasan. Karena itu lakukanlah sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa-gesa agar mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan, juga memudahkan proses persalinan.
  5. Duduk, ketika duduk iftirosy (tahiyat awal): bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf  Nervas Ischiadius, menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tidak mampu mampu berjalan. Sedangkan duduk tawaruk (tahiyat akhir sangatlah baik bagi pria, sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra). Kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran Vas Deverans. Jika dilakukan secara benar, posisi ini mencegah impotensi
  6. Salam, relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan.

download Sehat SUPER shalat.ppt

Tahajud_Nabi Tidur_Nabi.ppt

Tidur_Nabi.ppt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s