Etika Memakai Handphone (HP)

Disilent ketika:

  • Beribadah (sholat, ngaji, mendengarkan khutbah/pengajian)
  • Berada di tempat ibadah
  • Dalam aktifitas belajar dan mengajar
  • Rapat
  • Menghadiri acara-acara khidmat (pernikahan, ta`ziah, silaturrahim)

Adab mengangkat telpon

  • Tengok kanan kiri dan meminta izin orang didekat kita untuk mengangkat telpon
  • Beranjak menjauh dari orang-orang yang ada didekat kita (1. Agar orang tidak terganggu dengan percakapan kita di telpon. 2. Agar pembicaraan kita tidak di dengar oleh orang lain, sehingga kita nyaman berkomunikasi)
  • Jika tidak memungkinkan untuk berpindah tempat, maka berbicaralah dengan menelungkupkan telapak tangan di depan mulut)
  • Pastikan dengan siapa kita berbicara. Hendaknya tidak melayani panggilan dari private number
  • Baca Basmalah sebelum mengangkat telpon agar komunikasi membawa berkah

 

Adab berbicara di telpon

  • Dahului pembicaraan dengan salam sebagai doa kesejahteraan
  • Gunakan bahasa yang santun.
  • Bicara seperlunya sekalipun banyak pulsa karena sabda Nabi “ tidak ada kebaikan dalam pemborosan dan tidak ada pemborosan dalam kebaikan”. Faktanya, seringkali pemborosan pembicaraan + pemborosan pulsa tidak kita sadari.
  • Hindari berbicara panjang lebar/ bertele-tele/ iseng  dengan orang asing
  • Tidak memutus/ mengakhiri pembicaraan terlebih dahulu jika posisi kita sebagai pihak penerima telpon, kecuali jika ada kepentingan yang lebih utama. Jika hal ini terjadi (kita terpaksa harus mengakhiri pembicaraan), jangan lupa untuk memohon pengertian dan meminta maaf kepada si penelepon.

 

Adab SMS

  • Tunda untuk membalas sms pada saat aktivitas penting berlangsung (sedang rapat, pengajian, belajar/mengajar dalam kelas). Jika tidak memungkinkan (harus secepatnya dibalas) maka lebih baik izin beberapa saat untuk meninggalkan tempat.
  • Baca basmalah sebelum SMS maupun membalas SMS
  • Dahului sms dengan doa kesejahteraan (salam)
  • Jangan lupa untuk meminta maaf, jika terlambat/ tertunda dalam membalas SMS
  • Pahami, dengan siapa kita ber-SMS, kemudian sesuaikan dalam penggunaan bahasa dan susunan hurufnya. Jangan sampai guru/ortu kita menerima SMS yang menggunakan bahasa gaul, penuh singkatan dan huruf tak beraturan, yang semuanya itu menyulitkan beliau dalam membaca dan memahami isi SMS.

 

Hindarkan HP kita dari sampah (menyimpan situs porno, gambar/foto yang tidak layak, bluetooth hal-hal yang tak bermanfaat, menyimpan kata-kata jorok dsb) dan dari aktifitas yang menjadikan kita bernilai sampah (ngerjain/mengganggu ketentraman orang lain, menipu, berbohong, ingkar janji, mengumpat, mengakses apapun yang tidak layak dari sudut pandang agama dan etika.

 

Hindarkan diri dari aktifitas yang mengesankan “pamer HP”, membuka HP orang lain tanpa seizin pemiliknya, lengah HP serta ber-HP saat berkendaraan dan di dalam kamar mandi.

 

 

Perilaku ber-HP kita,

akan menentukan nilai kepribadian kita di mata masyarakat

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s